Remaja Transman Bunuh Diri setelah Perawat Rumah Sakit Terus Memanggilnya "Perempuan"
Kyler Prescott, saat itu berusia 14 tahun ketika ia meninggal, dia sedang diliputi rasa cemas dan depresi ketika akhirnya ia melakukan percobaan bunuh diri pada Mei 2015.
Ilmuwan Inggris Berada di Gerbang Penemuan Obat untuk HIV
Seorang pria Inggris yang hidup dengan HIV bisa menjadi orang pertama yang sembuh dari penyakit setelah Ilmuwan mengungkapkan berada pada ambang penemuan terhadap obat HIV yang mampu menyembuhkan secara permanen..
Pimpinan Gerakan LGBT Tunisia Di Temukan Dua Kali Melakukan Percobaan Bunuh Diri
Tidak mudah untuk berjuang dengan membawa bendera pelangi, Ahmed Ben Amor adalah seorang pemimpin hak-hak LGBT di Tunisia ditemukan telah melakukan percobaan bunuh diri untuk kedua kalinya dalam seminggu.
Benarkah, Tersangka Aksi di Bastille Seorang Biseksual?
Ada yang unik dari beberapa temuan di Aksi yang terjadi di Nice, Prancis saat perayaan Bastille Day kemarin.
Terapi HIV Menjadi Pencegahan HIV Bahkan Ketika Tidak Menggunakan Kondom
Dalam sebuah studi terbesar saat ini dengan mengguanakan 40.000 responden penelitian, peneliti Eropa menyimpulkan bahwa memungkinan orang yang hidup dengan HIV positif dan melakukan ART (Antiretoviral Teraphy) berhasil me'minimal'kan dampak paparan HIV kepada pasangan seksualnya.
Thursday, 6 October 2016
Remaja Transman Bunuh Diri setelah Perawat Rumah Sakit Terus Memanggilnya "Perempuan"
Tuesday, 4 October 2016
Ilmuwan Inggris Berada di Gerbang Penemuan Obat untuk HIV
Wednesday, 20 July 2016
Pimpinan Gerakan LGBT Tunisia Di Temukan Dua Kali Melakukan Percobaan Bunuh Diri
Tuesday, 19 July 2016
Benarkah, Tersangka Aksi di Bastille Seorang Biseksual?
Thursday, 14 July 2016
Terapi HIV Menjadi Pencegahan HIV Bahkan Ketika Tidak Menggunakan Kondom
Wednesday, 13 July 2016
Imam Masjid di Irlandia mengudang LGBTIQ untuk Berbuka Bersama
Imam Pertama di Australia yang Terbuka sebagai Gay
"Ini menjijikkan, karena Kamu akan mengalami dampak Islamophobia secara ganda, baik dari masyarakat non-Muslim yang mayoritas dan beberapa di komunitas LGBT secara bersamaan."
Kalo ingin melihat videonya bisa dilihat disini
Thursday, 30 June 2016
Ulama Pakistan membuat Fatwa Memperbolehkan Transgender Menikah
Pride Indonesia - Ulama Pakistan membuat trobosan luar biasa, sekelompok ulama Pakistan menyatakan pernikahan antar kaum waria dibolehkan dalam Islam. Mereka juga berhak dimakamkan secara Islam jika sudah meninggal.
Fatwa ulama Pakistan itu diperoleh kantor Reuters kemarin.
Fatwa baru tersebut dikeluarkan oleh Tanzeem Ittehad-i-Ummat—majelis ulama Pakistan. Menurut fatwa tersebut, pria transgender yang memiliki tanda-tanda menjadi lelaki diperbolehkan untuk menikahi seorang wanita transgender yang memiliki tanda-tanda menjadi perempuan.
Pria juga diperbolehkan untuk menikahi waria (wanita pria) yang berpenampilan perempuan.
Tapi, keputusan para ulama itu menuai kritik keras. Para penentangnya menilai mustahil waria dengan tanda-tanda dari kedua jenis kelamin menikah dengan siapa pun.
Selain soal pernikahan, fatwa ulama Pakistan juga menyimpulkan bahwa orang-orang transgender tidak bisa dicabut hak mendapatkan warisan.
”Orang tua yang melakukannya, mengundang murka Tuhan,” bunyi kutipan fatwa itu, seperti dikutip UPI. Para ulama menyerukan kepada pemerintah untuk mengadili orang tua yang mengambil tindakan seperti itu.
Lebih lanjut, fatwa ulama menyatakan dosa jika mempermalukan, menghina atau menggoda waria dengan cara apapun, termasuk menolak hak mereka untuk dimakamkan sesuai aturan Islam.
Kendati berpengaruh terhadap kelompok agama, fatwa tersebut tidak mengikat secara hukum. Di Pakistan, pernikahan kaum gay dalam bentuk apa pun bisa dihukum penjara seumur hidup. Di negara itu, juga tidak mengenal “jenis kelamin ketiga” pada identitas kartu tanda penduduk (KTP).
Aktivis transgender menyambut fatwa ulama yang dikeluarkan hari Minggu, dan meminta pemerintah untuk membuat keputusan yang mengikat secara hukum.
”Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa ulama telah mengangkat suara mereka dalam mendukung hak-hak kaum transgender,” kata aktivis transgender Qamar Naseem.
”Tapi kita harus melangkah lebih jauh untuk orang-orang transgender dan negara perlu untuk memperkenalkan undang-undang di atasnya.”
Pada 2012 Mahkamah Agung Pakistan menyatakan warga transgender punya hak setara warga lainnya, termasuk hak mendapat warisan.
Namun hukum pernikahan di Pakistan hingga saat ini masih abu-abu. Kaum homoseksual hingga kini dilarang menikah.
Paus Fransiskus mengatakan Gereja harus meminta maaf pada kaum gay
Monday, 27 June 2016
[OPINI] ISLAM dan SEJARAH PANJANG HOMOPHOBIA
Pride Indonesia - Penembakan Orlando menjadi sebuah misteri yang memang sangat sulit untuk dijawab, fakta bahwa Omar Mateen sering mengunjungi Pulse, tempat dimana terjadi penembakan membuat banyak pakar psikologi bahkan di sleuruh dunia mencoba membuka diskusi tentang "Internalished homophobia". Dimaana Homophobia teradi karena "Terinternalisasi" sebagai sebuah kebencian terhadap identitas tubuhnya yang meluap dalam bentuk penembakan tersebut.
Kebutuhan dasar yang “ditekan” oleh perspektif lingkungan yang tidak memberikan ruang yang langsung memberikan “Blok” yang teramat dalam terhadap apa yang dirasakan didalam hatinya yang terjadi secara alamiah (Jatuh cinta, merasa tertarik pada seseorang, dll) dan apa yang “lingkungan bangun” sebagai sebuah konstruksi sosial.
Tuesday, 14 June 2016
Penembak Orlando Memiliki Aplikasi JackD dan Sering ke Gay Club
Pride Indonesia - Beberapa saksi mata memberikan laporan yang mengejutkan, dari pemantauan GSN, Gawker dan LA Times mengungkapkan bahwa pelaku yang melakukan penembakan brutal pada Sabtu malam itu bukan pertama kalinya penembak Omar Mateen telah ke klub malam Pulse di Orlando tersebut.
Dia juga sempat dikabarkan menghubungi beberapa pria pada aplikasi socmed gay.
Kevin West mengatakan pada MSNBC bahwa Mateen menghubunginya dan setidaknya satu temannya tiga bulan yang lalu melalui aplikasi Jack'D.
"... Dia mengatakan hal-hal seperti," klub Apa yang ada dan hal-hal semacam itu, apa tempat yang asik buat hangout? "' West mengatakan kepada koresponden MSNBC Chris Hayes.
Menurut beberapa saksi, pria berusia 29 tahun tersebut telah pergi ke Pulse setidaknya sudah lebih dari sepuluh kali sebelumnya dalam tiga tahun terakhir dan kadang-kadang minum berlebihan.
"Kadang-kadang ia akan pergi di pojok ruangan dan duduk dan minum sendiri, dan di lain hari ia akan mabuk dan melakukan kekacauan jadi dia memang berwatak keras dan agresif," Ty Smith menceritakan pada Orlando Sentinal.
Ditambahkan Smith: "Kami tidak benar-benar berbicara banyak dengan dia, tapi saya ingat dia terkadang bercerita tentang ayahnya beberapa kali. Dia bilang dia punya istri dan anak. "
Pasangan Smith, Chris Callen, mengatakan pada Canadian Press. Mereka berhenti berbicara dengan Mateen setelah ia mengancam mereka dengan pisau selama perbincangan panas tentang agama.
"Dia telah pergi ke bar ini untuk setidaknya selama tiga tahun," kata Callen.
Pasangan ini juga mengisahkan sebelumnya tentang keyakinanya bahwa ayah Mateen pasti akan mengatakan anaknya menjadi marah baru-baru ini setelah melihat dua pria berciuman.
Kata Smith: 'Beberapa orang-orang melakukan lebih dari sekadar itu (ciuman) di luar bar .... Ia berpesta dengan orang-orang yang konon mengajaknya untuk melakukan hal ini? '
Mateen menewaskan setidaknya 49 orang sebelum akhirnya ia bunuh diri. Lain 53 orang terluka dalam pembantaian di dini hari Minggu.
Dia berkomitmen penembakan massal terburuk dalam sejarah AS. Mateen berbaiat setia kepada Negara Islam (juga dikenal sebagai ISIL).
Seorang yang Diduga Akan Melakukan Penyerangan di LA Pride di Tangkap
Pride Indonesia - Kepolisian LA melakukan penangkapan terhadap seorang pria sebelum Acara LA Pride dimulai pada, 12 Juni di Los Angeles. Terduga yang bernama James Wesley Howell diduga akan melakukan penyerangan dalam acara tersebut.
Menurut Departemen Kepolisian Santa Monica, tersangka adalah James Wesley Howell. Dia berasal dari Indiana tetapi, seperti yang dilaporkan Indy Star, saat ini tidak ada informasi yang pasti darimana dia berasal.
Menurut ABC 7, stasiun berita lokal, polisi menghentikan laju kendaraan Howell setelah adanya laporan dari warga. Tersangka sedang duduk di mobilnya ketika polisi tiba. mobil terdaftar di Indiana.
Petugas menemukan tiga senjata serbu, Majalah terkemuka dan amunisi, dan lima galon bahan kimia yang bisa digunakan untuk membuat bahan peledak.
Laporan sebelumnya mengatakan tersangka diduga mengatakan ia ingin melakukan serangan pada parade LA Pride. Namun laporan tersebut telah diklarifikasi. Polisi Santa Monica Letnan Saul Rodriguez mengadakan konferensi pers hari ini,Howell mengakui bahwa ia hanya ingin menghadiri acara LA Pride .
Penjinak bom telah melakukan pemeriksaan pada kendaraan dan area sekitarnya.
FBI merupakan bagian dari penyelidikan.
Saat ini kejadian tersebut tidak ada hubungan dengan serangan di Orlando, Florida.
Monday, 13 June 2016
James Corden Mempersembahkan 70th annual Tony Awards Untuk Tragedi Orlando
Pride Indonesia - James Corden membuka 70thTony Awards dengan pesan sedih tentang serangan teror mengerikan di sebuah klub malam gay di Orlando, Florida, yang menewaskan 50 orang tewas dan 53 luka-luka.
'Di seluruh dunia, orang berusaha untuk berdamai dengan peristiwa mengerikan yang terjadi di Orlando pagi ini," kata Corden. 'Atas nama seluruh komunitas teater dan setiap orang di ruangan ini, hati kita hadir bersama mereka yang terkena dampak kekejaman ini. Semua dapat kita katakan adalah Anda tidak sendiri sekarang."
'Tragedi Anda adalah tragedi kami," lanjutnya. 'Theater adalah tempat di mana setiap ras, keyakinan, seksualitas dan jender sama, dipeluk, dan dicintai. Benci tidak akan pernah menang. Bersama-sama, kita harus memastikan bahwa. acara malam ini berdiri sebagai simbol dan perayaan prinsip itu. "
Acara penghargaan tersebut telah menciptakan warna pita perak untuk menghormati para korban penembakan.
Di karpet merah, selebriti termasuk Corden, Cate Blanchette, Neil Patrick Harris dan lebih mengenakan pita 'mengenang' dari mereka yang terluka oleh kekerasan yang tidak masuk akal.
Kisah Ibu yang Mencari Anak dan Pasanganya di Tragedi Orlando
ISIS Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Tragedi Orlando
![]() |
| Photo by The Guardian |























