Menu

More on this category »

Tuesday, 22 March 2016

[Tips Pelangi] Hal-hal yang Gak Boleh Kamu Lakuin di Aplikasi Kenalan


Pride IndonesiaBisa dipastikan kamu pasti punya salah satu aplikasi sosial media terutama berbasis Android, bukan cuman Facebook atau Twitter saja yang kamu miliki, Saat ini banyak aplikasi sosial media yang ada di gadget kita seprti Grindr misalnya. So, kalau kamu ingin memulai pertemanan dengan cara yang baik atau mungkin pengen berlanjut hingga bisa menjalin keomitmen bersama. Ada beberapa hal yang musti kamu perhatikan untuk menggunakan aplikasi sosial media itu. Ini adalah tips penggunaan aplikasi sosial medianya :

1.     Kasih Status "Bersih" atau harus "Bersih" :
Kita tidak lagi membicangkan soal kesukaanmu bersih-bersih badan alias mandi, pake parfum atau sebagainya tapi berfikir bahwa membayangkan mereka yang “HIV Negatif” dengan bahasa “Bersih”. Faktanya, banyak kawan-kawan yang belum mengetahui statusnya dan bahkan tidak tau status karena kebanyakan masih takut untuk melakukan tes VCT.
Kamu gak bakal bisa melihat status HIV seseorang hanya dengan melihat fisiknya semata, kamu akan tetap bisa menjalin hubungan dengan baik bahkan dengan mereka yang HIV Positif tanpa kamu tertular virusnya. Jika kamu bisa saling setia dan sama-sama berkmitmen dan sama-sama sudah melakukan tes VCT (Voluntary Counseling and Testing yaitu tes sukarela untuk mengetahui status HIV kita) dan sama-sama negatif ya kalian akan tetap aman. Jika salah satunya positif dan berani untuk terbuka, selalu gunakan kondom untuk keamanan dirimu dan perbanyaklah pengetahuan tentang HIV dan AIDS akan jauh lebih baik.
Dengan mencantumkan kalimat "Pengen yang bersih" menandakan kamu tidak pernah terpapar pengetahuan tentang HIV dan AIDS. Jadi.... Segeralah mencari informasi yang tepat kepada orang yang tepat.

2.     Pake Foto yang Menggelikan
Mungkin lebih bisa disebut foto yang terlalu lebay dan sedikit “Menjijikkan”. Menggunakan foto yang terbaik memang sangat penting tetapi kejujuran dalam memajang foto itu jauh lebih baik.
Gunakan sesedikit mungkin foto yang tanpa editan dan apa adanya akan jauh lebih baik. Jangan juga menggunakan foto orang lain karena itu sangat tidak etis. Boleh saja menjaga privasi, tetapi daripada memajang foto orang lain agar tertarik untuk chat dengan kamu (Misal dengan foto orang Thailand yang sixpack padahal aslinya kamu gak sixpack). Lebih baik gunakan saja foto kosong dan sampaikan bahwa foto asli akan diberikan say chat misalnya. Tapi tetap tidak akan memberikan jawaban bahwa orang benar-benar tertarik dengan dirimu. Jadi….
Percayalah, setiap orang punya typenya masing-masing jadi just be confidence dengan diri sendiri

3.     Jangan RASIS
Sering kan? Kita dengar “Love Chinese” atau “Pengen yang Putih sixpack” dan lain sebagainya. Please…. Kamu ingin mendapatkan pasangan yang tepat kan untuk dirimu? Jadi jangan jadikan itu sebagai “Umpan”.
Orang tetap suka kejujuran, jadi kalau memang dia chating pertama kali sampaikan maaf dengan cara yang santun. Mungkin bisa gunakan kalimat “Maaf, kamu bukan typeku”.
Tapi don’t worry, jadikan mereka teman kamu karena siapa tahu dia juga punya sahabat atau teman yang lain dan itu justru membuatmu sangat tertarik. Ingatlah, cinta gak dating hanya dari sekali dua kali chat kan?

4.     "NO Gendut, No Ngondek, No Alay"
Percayalah, cinta tidak pernah memandang fisik. Jika memang komitmen yang kamu cari jadi mulailah dengan kalimat yang tidak menyinggung orang lain.
Gak ada yang bisa menilai seseorang hanya dari foto dan chating semata, jadi jangan jadikan itu patokan buat mencari pasangan yang tepat untuk kami.
Boleh aja kamu memang punya ketertarikan dengan seseorang yang “Slim”, sixpack, atau apalah itu. Tapi gunakan kalimat yang baik seperti “Saya tertarik dengan cowok yang bisa saling mendewasakan” atau “Pasangan yang tepat adalah yang mampu mengisi ruang kosong kekuranganku” (Cieeeeh…..)

5.     Menipu Umurmu
Ini juga jangan kamu lakukan, sekali lagi. Kalau memang komitmen yang ingin kamu utamakan maka percayalah bahwa setiap orang pasti punya sosok idamannya masing. So, sebuah hubungan yang baik tidak akan bisa diawali dengan kejujuran jadi lakukan semuanya dengan kejujuran. Kalau memang merasa “malu” dengan usia, di beberapa aplikasi bisa menutupi usia atau tidak perlu mencantumkan usia dan sampaikan bahwa kamu lebih nyaman kalau semua dilakukan di chat.

6.     Berikan profil yang menarik
Memajang foto yang menarik memang sangat bagis tapi jangan sampai pasang foto yang udah diambil beberapa tahun yang lalu juga bukan hal yang baik.
Mungkin, kalau kamu anak era 90-an, pernah menuliskan biodata yang dibagi dari kawan-kawan sekelas kamu. Lakukan juga dengan profil kamu di aplikasi. Berikan headline yang sewajarnya namun mengena, begitu juga dengan profil kamu.
Jangan juga berikan informasi yang terlalu detail bahkan sampai dimana tempat tinggalmu, pekerjaanmu atau bahkan sampai berapa nomor sepatumu. Tidak penting kan? Hehehe…


So, jadikan aplikasi kenalan menjadi ruang yang menyenangkan namun tetap bertanggung jawab. Jangan lupa juga untuk selalu waspada, jika memang kamu merasa tidak nyaman dengan orang yang kamu ajak chat. Cuekin aja, tapi kalau memang penasaran dan ingin mengajak pertemuan. Lakukan di ruang public untuk menjaga keamananmu juga. Selamat berselancar….

0 comments :

More on this category »