Pride Indonesia - Bisa
dipastikan kamu pasti punya salah satu aplikasi sosial media terutama berbasis
Android, bukan cuman Facebook atau Twitter saja yang kamu miliki, Saat ini
banyak aplikasi sosial media yang ada di gadget kita seprti Grindr misalnya.
So, kalau kamu ingin memulai pertemanan dengan cara yang baik atau mungkin
pengen berlanjut hingga bisa menjalin keomitmen bersama. Ada beberapa hal yang
musti kamu perhatikan untuk menggunakan aplikasi sosial media itu. Ini adalah
tips penggunaan aplikasi sosial medianya :
1.
Kasih Status
"Bersih" atau harus "Bersih" :
Kita
tidak lagi membicangkan soal kesukaanmu bersih-bersih badan alias mandi, pake
parfum atau sebagainya tapi berfikir bahwa membayangkan mereka yang “HIV
Negatif” dengan bahasa “Bersih”. Faktanya, banyak kawan-kawan yang belum mengetahui statusnya dan bahkan tidak tau status karena kebanyakan masih takut untuk melakukan tes VCT.
Kamu gak bakal bisa melihat status HIV seseorang hanya dengan melihat fisiknya semata, kamu akan tetap bisa menjalin hubungan dengan baik bahkan dengan mereka yang HIV Positif tanpa kamu tertular virusnya. Jika kamu bisa saling setia dan sama-sama berkmitmen dan sama-sama sudah melakukan tes VCT (Voluntary Counseling and Testing yaitu tes sukarela untuk mengetahui status HIV kita) dan sama-sama negatif ya kalian akan tetap aman. Jika salah satunya positif dan berani untuk terbuka, selalu gunakan kondom untuk keamanan dirimu dan perbanyaklah pengetahuan tentang HIV dan AIDS akan jauh lebih baik.
Dengan mencantumkan kalimat "Pengen yang bersih" menandakan kamu tidak pernah terpapar pengetahuan tentang HIV dan AIDS. Jadi.... Segeralah mencari informasi yang tepat kepada orang yang tepat.
2.
Pake Foto yang
Menggelikan
Mungkin
lebih bisa disebut foto yang terlalu lebay dan sedikit “Menjijikkan”.
Menggunakan foto yang terbaik memang sangat penting tetapi kejujuran dalam
memajang foto itu jauh lebih baik.
Gunakan
sesedikit mungkin foto yang tanpa editan dan apa adanya akan jauh lebih baik.
Jangan juga menggunakan foto orang lain karena itu sangat tidak etis. Boleh
saja menjaga privasi, tetapi daripada memajang foto orang lain agar tertarik
untuk chat dengan kamu (Misal dengan foto orang Thailand yang sixpack padahal
aslinya kamu gak sixpack). Lebih baik gunakan saja foto kosong dan sampaikan
bahwa foto asli akan diberikan say chat misalnya. Tapi tetap tidak akan
memberikan jawaban bahwa orang benar-benar tertarik dengan dirimu. Jadi….
Percayalah,
setiap orang punya typenya masing-masing jadi just be confidence dengan diri
sendiri
3.
Jangan RASIS
Sering kan? Kita dengar “Love
Chinese” atau “Pengen yang Putih sixpack” dan lain sebagainya. Please…. Kamu ingin
mendapatkan pasangan yang tepat kan untuk dirimu? Jadi jangan jadikan itu sebagai
“Umpan”.
Orang
tetap suka kejujuran, jadi kalau memang dia chating pertama kali sampaikan maaf
dengan cara yang santun. Mungkin bisa gunakan kalimat “Maaf, kamu bukan typeku”.
Tapi
don’t worry, jadikan mereka teman kamu karena siapa tahu dia juga punya sahabat
atau teman yang lain dan itu justru membuatmu sangat tertarik. Ingatlah, cinta
gak dating hanya dari sekali dua kali chat kan?
4.
"NO Gendut, No
Ngondek, No Alay"
Percayalah,
cinta tidak pernah memandang fisik. Jika memang komitmen yang kamu cari jadi
mulailah dengan kalimat yang tidak menyinggung orang lain.
Gak
ada yang bisa menilai seseorang hanya dari foto dan chating semata, jadi jangan
jadikan itu patokan buat mencari pasangan yang tepat untuk kami.
Boleh
aja kamu memang punya ketertarikan dengan seseorang yang “Slim”, sixpack, atau
apalah itu. Tapi gunakan kalimat yang baik seperti “Saya tertarik dengan cowok
yang bisa saling mendewasakan” atau “Pasangan yang tepat adalah yang mampu
mengisi ruang kosong kekuranganku” (Cieeeeh…..)
5.
Menipu Umurmu
Ini
juga jangan kamu lakukan, sekali lagi. Kalau memang komitmen yang ingin kamu
utamakan maka percayalah bahwa setiap orang pasti punya sosok idamannya masing.
So, sebuah hubungan yang baik tidak akan bisa diawali dengan kejujuran jadi lakukan
semuanya dengan kejujuran. Kalau memang merasa “malu” dengan usia, di beberapa
aplikasi bisa menutupi usia atau tidak perlu mencantumkan usia dan sampaikan
bahwa kamu lebih nyaman kalau semua dilakukan di chat.
6.
Berikan profil yang
menarik
Memajang
foto yang menarik memang sangat bagis tapi jangan sampai pasang foto yang udah
diambil beberapa tahun yang lalu juga bukan hal yang baik.
Mungkin,
kalau kamu anak era 90-an, pernah menuliskan biodata yang dibagi dari
kawan-kawan sekelas kamu. Lakukan juga dengan profil kamu di aplikasi. Berikan
headline yang sewajarnya namun mengena, begitu juga dengan profil kamu.
Jangan
juga berikan informasi yang terlalu detail bahkan sampai dimana tempat
tinggalmu, pekerjaanmu atau bahkan sampai berapa nomor sepatumu. Tidak penting
kan? Hehehe…
So, jadikan aplikasi kenalan menjadi ruang yang
menyenangkan namun tetap bertanggung jawab. Jangan lupa juga untuk selalu
waspada, jika memang kamu merasa tidak nyaman dengan orang yang kamu ajak chat.
Cuekin aja, tapi kalau memang penasaran dan ingin mengajak pertemuan. Lakukan di
ruang public untuk menjaga keamananmu juga. Selamat berselancar….

0 comments :
Post a Comment