Monday, 29 February 2016
Home
»
Berita
,
Dunia
,
Kesehatan
»
Studi Menunjukkan Anak-anak Trans dengan Dukungan Keluarga Memiliki Kesehatan Mental yang Positif
Studi Menunjukkan Anak-anak Trans dengan Dukungan Keluarga Memiliki Kesehatan Mental yang Positif
Pride Indonesia - Studi tentang LGBT terus berkembang dan terus berjalan apakah sebagai sebuah studi sosiologis, psikologis ataupun medis. Sebuah studi baru dan inovatif telah menemukan bahwa anak-anak trans* (Baca : Asterix) yang didukung oleh keluarganya dan membantu proses transisi mereka memiliki hasil kesehatan mental yang positif.
Penelitian oleh University of Washington, adalah studi yang pertama dari jenisnya untuk melihat perkembangan anak-anak trans* di AS dengan basis penelitian jangka panjang pada proses perkembangan anak dan bagaimana keluarga mereka memberikan dukungan dan membantu mereka dalam melakukan proses transisi.
Para peneliti menemukan bahwa asumsi lama yang dipegang tentang kesehatan mental bagi anak muda trans* salah. Urusan saat ini, studi menunjukkan anak-anak Trans* dengan dukungan keluarga memiliki kesehatan mental yang sangat positif.
Studi ini untuk menjawab beberapa asumsi mengenai kesehatan mental terhadap trans*, Diungkapkan tingkat bunuh diri yang tinggi dan percobaan menyakiti diri di kalangan anak-anak trans* tidak terkait dengan identitas gender mereka, begitu studi ini menemukan.
Dengan subjek sebanyak 73 anak-anak pra-puber berusia 3-12, penelitian menganggap bahwa mereka telah terjadi proses "Transisi sosial". Serta melakukan banyak perubahan seperti, anak-anak yang telah berubah nama dan cara mereka berpakaian.
Studi ini menemukan bahwa anak-anak memiliki tingkat tidak lebih tinggi dari tingkat depresi atau kecemasan dari saudara mereka, atau anak-anak cisgender.
Studi ini dipublikasikan pada 29 Februari di jurnal Pediatrics. Studi ini mengakui bahwa, meskipun faktor-faktor lain yang mungkin terlibat, kesehatan mental yang positif terkait dengan dukungan orangtua.

0 comments :
Post a Comment