Menu

More on this category »

Thursday, 24 March 2016

Antartika Dideklarasikan Sebagai Benua Pertama di Dunia yang Ramah LGBT

Sumber : www.thenewcivilrightsmovement.com
Pride Indonesia - Antartika, menjadi pembelajaran tentang keberagaman seksualitas di dunia dimana terdapat Pinguin dimana Penelitian menunjukkan sekitar seperlima dari seluruh penguin pasangan raja yang disimpan di penangkaran adalah gay dan uniknya fakta bahwa dimana anak pasangan pinguin hetero meninggal maka pasnagan pinguin yang gay-lah yang merawat sang anak tersebut. Benua yang luasnya dua kalibenua Australia menjadi bukti kesetaraan dan keberagaman seksualitas bisa terwujud.



Planting Peace, sebuah organisasi advokasi nirlaba yang menciptakan Rumah Pelangi Kesetaraan yang melawan Gereja Westboro Baptist Church di Kansas, membuat pernyataan ketika mereka baru saja bepergian ke Antartika.

Dengan membawa bendera kebanggaan dan di tanam di batu dan es, mereka menyebutnya sebagai upaya simbolik untuk menyatakan hak asasi manusia sepenuhnya untuk semua orang LGBTI yang tinggal di dan mengunjungi benua. Sebagaimana dilansir dari thenewcivilrightsmovement.com.

'Saya melakukan perjalanan ke Antartika untuk memainkan peran dalam menyebarkan visibilitas untuk kebutuhan hak dasar manusia untuk komunitas LGBT,' Kata Aaron Jackson, Presiden PlantingPeace, mengatakan kepada The Huffington Post.

"Itu adalah suatu kehormatan untuk membawa bendera kebanggaan kepada seluruh Antartika, dan Planting Peace tidak akan berhenti memperjuangkan hak-hak LGBT sampai semua seksualitas dan Gender minoritas mendapatkan secara penuh, hak-hak dasar di setiap sudut dunia. '

Ini bukan satu-satunya contoh "Queer Nasionalisme". Hanya beberapa ribu mil jauhnya dari Antartika, di lepas pantai Australia, adalah Kerajaan Laut Coral bagi Gay dan Lesbian . Sebuah "micronation" dibuat pada tahun 2004, Ruang ini adalah surga, mata uang adalah Euro dan lagu kebangsaannya adalah  I Am What I Am dari La Cage Aux Folles.

0 comments :

More on this category »